Daftar sederhana yang bisa dipakai sebelum meninggalkan rumah untuk perjalanan multi-hari, disusun bukan dari teori, tapi dari kebiasaan packing yang berulang setiap kali sebelum berangkat. Aku menuliskan ini dengan cerita di baliknya — barang yang paling sering lupa, alasan kenapa dana darurat penting meski jarang terpakai.

Checklist ini bukan daftar baku yang harus diikuti mentah-mentah. Ia berkembang setiap kali aku pulang dari perjalanan dan menyadari ada satu-dua barang yang seharusnya ada di tas, atau justru barang yang tidak pernah kupakai sama sekali.

Dan kenapa proses menulis ulang checklist itu sendiri jadi semacam ritual yang menenangkan? Karena di situlah aku benar-benar mempersiapkan diri, bukan hanya tasnya.